ALL ABOUT WOMAN
Kelas Pendalaman Istihadlah: Upaya Mengurai Kompleksitas Hukum Perempuan
DailyHaid kembali menyelenggarakan Kelas Pendalaman Istihadlah Angkatan II, sebuah program pembelajaran khusus yang diikuti oleh 100 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini merupakan kelas pendalaman yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali dan ditujukan bagi peserta yang telah memiliki pemahaman dasar mengenai fikih haid, nifas, dan istihadlah.
Sebelum mengikuti program, para calon peserta terlebih dahulu melalui tahap seleksi awal. Proses ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman peserta terhadap materi dasar sehingga hanya peserta yang memenuhi kriteria tertentu yang dapat mengikuti kelas pendalaman ini.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga minggu, sejak 11 April hingga 2 Mei 2026, menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang fikih perempuan, di antaranya Hj. Amiroh selaku Founder DailyHaid, KH. Hasyim S. Anam, serta Fina Nailul Muna. Dalam program ini, peserta mempelajari tujuh kategori mustahadlah secara mendalam dengan pendekatan kajian yang sistematis dan aplikatif.
Proses pembelajaran dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan WhatsApp Group. Meski berlangsung secara online, antusiasme peserta tetap tinggi, terutama dalam sesi diskusi yang membahas berbagai persoalan istihadlah yang kerap dihadapi perempuan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu peserta, Qurrotul Uyun asal Nganjuk, mengaku mendapatkan pengalaman belajar yang sangat berkesan melalui diskusi interaktif selama program berlangsung.
“Kelas ini sangat mendalam. Materi yang dibahas tidak hanya berhenti pada konsep dasar, tetapi juga mengajak peserta menelusuri berbagai ibarat pendukung serta perbandingan pendapat. Penyampaian materi saat sesi Zoom juga sangat detail,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Ai Maslaili, peserta asal Jawa Barat. Ia menilai fasilitas pembelajaran yang disediakan sangat membantu dalam memahami materi.
“Banyak ilmu yang didapat. Selain bisa belajar langsung dengan para ahli, kami juga dapat berdiskusi dengan peserta lain. Materi dirangkum dengan baik, tersedia rekaman pembelajaran, serta arsip yang lengkap,” tuturnya.
Melalui program ini, DailyHaid berharap dapat terus berkontribusi dalam memperluas pemahaman masyarakat terkait fikih perempuan, khususnya dalam pembahasan istihadlah. Lebih dari itu, program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya ruang-ruang belajar serupa secara berkelanjutan, sehingga literasi fikih perempuan di tengah masyarakat semakin berkembang secara mendalam dan aplikatif.